Dari Yogyakarta ke China: Mahasiswa MES FEBI Mengukir Jejak di Dunia Internasional

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali melaksanakan program Student Exchange untuk kedua kalinya. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Wuxi Institute of Technology China. Selama satu semester, para mahasiswa akan menimba ilmu di Wuxi Institute of Technology, China. Tujuan diselenggarakannya program ini yaitu untuk memperluas wawasan dalam membangun jaringan Internasional, mengembangkan kemampuan akademik serta budaya mahasiswa. Program ini berlangsung dan dimulai pada bulan September 2024 hingga Januari 2025. Melalui seleksi dan hasil wawancara, mahasiswa yang berpartisipasi dipilih berdasarkan kemampuan bahasa asing, keaktifan mereka dalam kegiatan kampus, dan juga kesanggupan dana.

Dr. Ahmad Salehudin, S.Th.I., M.A, Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga menyampaikan kebanggaannya terhadap mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti program ini. Program student exchange ini adalah kesempatan penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mereka di kancah Internasional, serta mempelajari ekonomi dari perspektif global. Saya bangga bahwa program ini berlangsung untuk kedua kalinya, dan saya berharap para mahasiswa dapat membawa pulang pengalaman yang akan memperkaya ilmu.

Selain itu, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini. Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini bukan hanya membuka wawasan akademik, tetapi juga memperkuat jaringan Internasional universitas kita. Selama program, mahasiswa tidak hanya akan mempelajari teori, tetapi juga akan terlibat dalam pertukaran budaya, memahami budaya dan merasakan pengalaman akademik yang berbeda. Dengan pengalaman yang mereka dapatkan, diharapkan mahasiswa ini akan kembali dengan wawasan yang lebih luas. Di sana mereka akan mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang berbeda dari para akademisi di kampus China dan merasakan langsung dalam menggunakan fasilitas yang bagus dengan kecanggihan teknologi yang mereka miliki.

Kaprodi Magister Ekonomi Syari’ah, Dr. Muhammad Ghafur Wibowo, SE., MSc., memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa perwakilan Prodi MES dalam mengikuti kegiatan ini. Dari perspektif akademis, pimpinan FEBI, menekankan pentingnya program ini dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait penerapan ekonomi di luar negeri. Program ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana ekonomi yang diterapkan dalam konteks yang berbeda, serta mahasiswa juga harus bisa beradaptasi dalam memahami bahasa dan budaya yang ada di China. Selama di sana para mahasiswa harus selalu menjaga kekompakan dan nama baik almamateer. Pengalaman di luar negeri akan memperkaya sudut pandang mereka nantinya, baik dalam hal akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Dua orang mahasiswa perwakilan dari Magister Ekonomi Syariah (MES), yang terpilih melalui proses seleksi, merasa bangga dan bersemangat untuk menjalani pengalaman baru ini. Nesha Rizky Ashari menyampaikan, “Saya merasa sangat beruntung bisa ikut serta dalam program ini, dan merupakan kesempatan emas bagi saya untuk belajar di luar negeri dan bertemu dengan mahasiswa Internasional. Terbang dan menjelajah sampai ke Negeri Tirai Bambu adalah pengalaman berharga yang sangat disyukuri dan ini beneran nyata. Seperti kalimat yang mungkin kita semua pernah dengar Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri China. Dengan ini nantinya saya akan membawa pulang ilmu, pengalaman, serta kemampuan dalam mempelajari bahasa Mandarin.”

Sementara itu, Muhammad Rafiuddin juga menambahkan, “Alhamdulillah, bisa terpilih menjadi Awardee Exchange China 2024. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi di era global dan mempersiapkan menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompleks. Saya sangat berharap pengalaman ini dapat membuka wawasan saya tentang bagaimana ekonomi syariah diterapkan di negara lain dan memperkuat jaringan Internasional kami.”

Kedua mahasiswa ini sangat antusias untuk menghadapi tantangan baru di China dan berharap dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk membentuk pola berpikir dan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai negara luar dan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk dapat berkompetisi di tingkat global. Program ini memberikan pengalaman yang luar biasa untuk mengeksplorasi tradisi dan kebiasaan masyarakat China. Para mahasiswa yang terpilih diharapkan mampu memanfaatkan program ini sebaik-baiknya, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan wawasan baru untuk diterapkan dalam perkembangan akademik. Dukungan penuh dari para dosen program studi dan pihak fakultas menjadi dorongan kuat bagi mahasiswa dalam menjalani program ini. [N.R].