Hari Pertama SOSPEM 2026, Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Dibekali Regulasi Diri, Adaptasi, Manajemen Waktu, dan Pencegahan Kekerasan Seksual

Yogyakarta, 1 September 2026 — Rangkaian Sosialisasi Pembelajaran Mahasiswa Baru (SOSPEM) 2026 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memasuki hari pertama dengan memberikan sejumlah pembekalan penting kepada mahasiswa baru, khususnya mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi Syariah. Mengusung tema “Empowering Knowledge, Shaping the Future”, kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat FEBI Lantai 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut tidak hanya memperkenalkan sistem pembelajaran dan lingkungan akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan personal dan sosial yang dibutuhkan selama menjalani pendidikan di tingkat magister.

Mahasiswa mendapatkan materi mengenai Regulasi Diri yang disampaikan oleh Dr. Akmal Ihsan, M.E. Materi ini menjadi penting bagi mahasiswa pascasarjana karena proses pendidikan di jenjang magister menuntut kemampuan untuk mengelola diri secara lebih mandiri. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi perkuliahan, tetapi juga mampu mengatur tujuan, mengelola proses belajar, menjaga motivasi, serta mengevaluasi perkembangan diri. Melalui materi tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya membangun kedisiplinan, tanggung jawab, motivasi, dan kemampuan mengendalikan diri dalam menghadapi berbagai tuntutan akademik.
Regulasi diri juga menjadi salah satu fondasi penting bagi mahasiswa dalam mengatur keseimbangan antara aktivitas akademik, organisasi, pekerjaan, maupun kehidupan sosial. Dengan kemampuan regulasi diri yang baik, mahasiswa diharapkan mampu menentukan prioritas dan menjalani proses studi secara lebih terarah.

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Siti Nur Azizah, yang memberikan materi mengenai Adaptasi dan Manajemen Waktu serta Kekerasan Seksual di Lingkungan Akademik. Dalam materi adaptasi dan manajemen waktu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik baru. Bagi mahasiswa yang memasuki jenjang magister, proses adaptasi menjadi bagian penting karena karakter pembelajaran pascasarjana memiliki tuntutan yang berbeda dibandingkan jenjang sebelumnya.
Mahasiswa perlu mampu mengelola berbagai aktivitas secara efektif, mulai dari mengikuti perkuliahan, membaca literatur, menyelesaikan tugas, melakukan penelitian, hingga mempersiapkan rencana penyusunan tesis. Manajemen waktu menjadi salah satu kunci agar berbagai tanggung jawab tersebut dapat berjalan secara seimbang. Mahasiswa didorong untuk memiliki skala prioritas, menyusun agenda, serta menghindari kebiasaan menunda pekerjaan yang dapat menghambat proses akademik.

Selain adaptasi dan manajemen waktu, materi mengenai kekerasan seksual di lingkungan akademik menjadi bagian penting dalam pembekalan mahasiswa baru. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. Pembahasan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya menjaga batasan dalam interaksi akademik, serta keberanian untuk mencegah dan melaporkan tindakan yang tidak semestinya. Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang menjunjung tinggi etika, penghormatan terhadap sesama, integritas, dan keselamatan seluruh sivitas akademika. Rangkaian materi pada hari pertama SOSPEM 2026 memberikan gambaran bahwa keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan magister tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kemampuan mengelola diri, beradaptasi, mengatur waktu, dan membangun relasi yang sehat di lingkungan akademik.

Khusus bagi mahasiswa Magister Ekonomi Syariah, pembekalan ini diharapkan menjadi modal awal untuk menjalani proses studi dengan lebih matang dan bertanggung jawab. Melalui SOSPEM 2026, mahasiswa baru tidak hanya dipersiapkan untuk memahami “apa yang akan dipelajari”, tetapi juga “bagaimana menjadi mahasiswa pascasarjana yang mampu belajar, berkembang, dan berkontribusi.” Hari pertama SOSPEM pun menjadi langkah awal perjalanan mahasiswa baru Magister Ekonomi Syariah dalam membangun kompetensi dan karakter sebagai bagian dari komunitas akademik FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.