Persiapkan Lulusan yang Berdaya Saing : HMPM Gelar Kuliah Tamu Link and Match Ilmu Ekonomi Syariah dan Industri Keuangan Syariah

Himpunan Mahasiswa Program Magister (HMPM) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Link and Match Ilmu Ekonomi Syariah dan Industri Keuangan Syariah” yang elah sukses dilaksanakan pada Senin, 12 Juni 2023 di Ruang Munaqosyah Lantai 3 FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Diawali dengan keynote speech dari Bapak Wakil Dekan III, yang sekaligus membuka kuliah tamu kali ini. ia menyampaikan, ekonomi syariah sebagai alternatif untuk mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai oleh ekonomi kapitalis. Untuk itu, jika tidak dikemas dengan baik, maka ekonomi syariah akan hanya menjadi sebuah komoditi, maka perlu kerjasama antar semua pihak. Terakhir, beliau menyampaikan, bagaimana caranya antara ruang akademik dan praktiknya bisa memiliki jarak yang dekat. Artinya ruang akademik di Perguruan Tinggi sesuai dengan kebutuhan praktiknya di dunia kerja.
Bapak Bembi Juniar yang memimpin Kuliah tamu sesi kali ini, membawa tema link and match antara ilmu ekonomi syariah di ruang akademisi dan prakteknya di dunia kerja. “Berbicara tentang perkembangan dan potensi ekonomi syariah saat ini, sudah menunjukkan perkembangan yang positif, dan secara potensi sudah sangat besar, namun butuh usaha yang lebih dalam memanfaatkan ruang potensi yang ada” Kata Pak Bembi dalam mengawali kegiatan kuliah tamu.
Urutan peringkat produk syariah di Asia, keuangan islam di Indonesia menduduki peringkat ke-6, Halal food Indonesia menduduki peringkat ke-2 dibawah Negara Malaysia, Modest Fashion Indonesia menduduki peringkat ke-3, produk kosmetika Indonesia menduduki peringkat ke-9, serta layanan Muslim-Friendly Travel dan Media And Recreation masih belum memasuki peringkat 10 besar. Industri perbankan syariah masih kalah jauh dengan industri perbankan konvensional. “Sehingga saat ini perlu memikirkan bagaimana strategi harmonisasi (Penta Helix) antara pemerintah, perguruan tinggi bisnis, media, dan masyarakat untuk menyokong pertumbuhan ini” Ujarnya. Salah satunya dengan melakukan harmonisasi riset dengan kebutuhan industri, meningkatkan awareness masyarakat melalui media sosial secara masif, memperluas spektrum skillset lulusan ekonomi syariah, membuka akses pengetahun, dan lain-lainnya.
Diakhir penyampaiannya, Pak Bembi menyampaikan, saat ini perlu menyiapkan, apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa di masa depan, apa yang akan dicapai harus dipikirkan saat masih kuliah. Apalagi saat ini network menduduki posisi paling penting dalam dunia kerja.
Diakhir serangkaian acara, dilanjutkan dengan sesi diskusi, antara audiens dengan pemateri. Antusias para audiens dalam berbagi pengalaman dan mengulik banyak informasi terkait dunia ekonomi syariah, menjadikan acara ini semakin berkesan. Harapannya mahasiswa dengan backgroud ekonomi syariah, mampu menjadi muda mudi yang ikut serta mengembangkan pasar ekonomi syariah secara lebih meluas, bahkan bisa menguasai pasar ekonomi nasional maupun internasional.