Audit Tindak Lanjut Pastikan Temuan Audit Mutu Internal Ditindaklanjuti di FEBI UIN Sunan Kalijaga

Komitmen membangun budaya mutu yang berkelanjutan terus diperkuat oleh seluruh program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Salah satu wujudnya melalui pelaksanaan Audit Tindak Lanjut (ATL) yang digelar pada Jum’at (9/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UIN Sunan Kalijaga.

ATL dilaksanakan untuk memastikan setiap temuan dalam Audit Mutu Internal (AMI) telah ditindaklanjuti oleh unit-unit terkait. Lebih dari sekadar proses administrasi, audit ini menjadi instrumen evaluasi sekaligus penguatan komitmen sivitas akademika terhadap perbaikan mutu secara berkelanjutan (continuous improvement), yang menjadi salah satu nilai utama UIN Sunan Kalijaga.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan 1, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Sunaryati, SE., MSi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para auditor yang telah melakukan pendampingan dan memberikan berbagai masukan konstruktif. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para ketua dan sekretaris program studi sebagai auditee yang telah bekerja keras menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil audit sebelumnya.

Audit Tindak Lanjut tahun ini diikuti oleh peserta yang terdiri atas unsur dekanat, program studi, Tim Penjaminan Mutu Fakultas dan Program Studi (PSMF-PSMP), serta auditor yang ditugaskan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga.

Empat auditor yang bertugas dalam kegiatan tersebut ialah Dr. Dwi Margo Yuwono, M.Hum, Mochammad Sinung Restendy, M.Sos., Fatrma Amalia, S.Ag., M.Si., dan Dr. Arifah Khusnuryani, M.Si.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil audit dan diskusi terhadap sejumlah temuan yang masih memerlukan penyelesaian lebih lanjut. Forum berlangsung secara terbuka dengan membahas berbagai tantangan yang dihadapi masing-masing program studi dalam memenuhi indikator mutu.

Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah capaian penelitian yang didanai oleh lembaga luar negeri. Sejumlah program studi mengakui bahwa indikator tersebut masih menjadi tantangan bersama. Selain tingginya tingkat persaingan untuk memperoleh hibah internasional, proses administrasi dan perizinan kegiatan luar negeri juga menjadi faktor yang memengaruhi pencapaiannya.

Catatan khusus bagi Prodi Magister Ekonomi Syariah (MES) adalah harus memperbanyak pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkolaborasi dengan pihak di luar kampus. Selain itu, Raihan Hak Atas kekayaan Intelektual (HAKI) juga perlu ditingkatkan. Melalui Audit Tindak Lanjut ini, seluruh prodi di FEBI berharap setiap rekomendasi hasil audit tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi, melainkan benar-benar menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas tata kelola, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.